Friday, December 28, 2018

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Manajemen merupakan sebuah proses untuk mengatur hal-hal yang dilakukan oleh organisasi atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara memanfaatkan sumber daya yang ada. Istilah manajemen secara etimologi kuno diambil dari istilah bahasa Perancis management yang berarti seni mengatur dan melaksanakan. Manajemen juga dapat didefinisikan sebagai langkah perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.


Pengertian Manajemen Menurut George R Terry

Apa yang dimaksud manajemen menurut George R Terry merupakan sebuah  kerangka kerja atau proses yang melibatkan pengarahan atau bimbingan suatu kelompok orang mengarah ke tujuan-tujuan organisasi yang nyata

Pengertian Manajemen Menurut Henry Fayol

Henry Fayol telah menulis buku tentang manajemen dengan judul General Industrial Management. Buku tersebut membahas tentang manajemen di bidang industri. Henry Fayol dalam bukunya menjelaskan bahwa manajemen merupakan proses tertentu. Proses tersebut terdiri dari kegiatan perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan sumber daya manusia, dan  melakukan pengendalian untuk mencapai tujuan

Manajemen Sebagai Proses

Pada dasarnya manajemen adalah sebuah proses. Sergiovanni dkk (1987) menjelaskan bahwa proses manajemen mencakup planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), leading (pengerahan), dan controlling (pengawasan). Sementara itu Gorton berpendapat bahwa manajemen pada hakikatnya adalah proses pemecahan masalah. Oleh sebab itu langkah-langkah dalam manajemen hampir sama seperti langkah-langkah untuk memecahkan masalah yaitu sebagai berikut.

  1. Mengidentifikasi masalah
  2. Diagnosis masalah
  3. Menetapkan tujuan
  4. Membuat keputusan
  5. Perencanaan
  6. Pengorganisasian
  7. Pengkoordinasian
  8. Pendelegasian
  9. Penginisian
  10. Pengkomunikasian
  11. Kerja kelompok
  12. Penilaian

Unsur Unsur Manajemen Menurut Para Ahli

Para ahli menyebutkan bahwa manajemen memiliki beberapa unsur. Berikut ini adalah beberapa unsur manajemen tersebut

  1. Sumber Daya Manusia (Man)
Ini adalah subjek pertama dan utama dalam unsur manajemen. Pasalnya manusia yang membuat perencanaan dan melaksanakan semua kegiatan perusahaan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.
  1. Uang (Money)
Uang memiliki peranan penting dalam keberlangsungan perusahaan untuk membiayai semua kegiatan perusahaan. Pengeluaran adalah pengorbanan untuk menghasilkan keuntungan. Dengan uang yang memadai, manajemen perusahaan tentu akan lebih mudah untuk melakukan pengelolaan berbagai kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan yakni mendapatkan laba yang maksimal.
  1. Bahan Baku (Materials)
Ini adalah unsur manajemen yang digunakan pada proses produksi dari suatu produk. Bahan baku merupakan syarat utama di perusahaan manufaktur sehingga dapat beroperasi secara normal dalam melakukan aktivitas rutin dengan mengolah bahan baku menjadi produk yang memiliki nilai dan memiliki nilai jual bagi konsumen. Bahan baku memiliki kaitan yang erat dengan SDM untuk mengelola dan uang untuk mendapatkan bahan baku.

  1. Peralatan Mesin (Machines)
Mesin dan berbagai peralatan kerja memiliki peranan penting untuk mengolah bahan baku sebagai barang jadi. Ada berbagai kemudahan dan keuntungan dalam proses produksi dengan adanya mesin yaitu efisiensi waktu, cepat, banyak, dan produk yang dibuat sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan serta meminimalisir kesalahan dalam proses produksi.

  1. Metode
Sebuah perusahaan pasti memiliki sub-sub kera yang sering disebut dengan bagian atau divisi kerja. Setiap bagian atau divisi di perusahaan wajib memiliki tugas pokok, cakupan, dan aturan kerja yang jelas. Masing-masing divisi selalu memiliki berbagai metode untuk melakukan pekerjaannya. Setiap divisi juga saling berkaitan untuk menjalankan kegiatan perusahaan.

  1. Pasar
Ini adalah elemen yang  memiliki peranan penting bagi perusahaan. Pasalnya jika tidak ada konsumen atau permintaan pasar, aktivitas produksi perusahaan akan berhenti dan menyebabkan perusahaan merugi atau bahkan bangkrut. Untuk mempertahankan konsumen dan pasar, perusahaan wajib merencanakan dan mengatur strategi yang jitu untuk membuat produk yang berkualitas

Jenis Manajemen

Manajemen ternyata terdiri dari berbagai macam jenis dengan bidang masing-masing. Berikut ini adalah macam-macam manajemen yang umum dijumpai
  • Manajemen organisasi
  • Manajemen strategi
  • Manajemen administrasi perkantoran
  • Manajemen biaya
  • Manajemen pemasaran
  • Manajemen perusahaan
  • Manajemen personalia dan administrasi
  • Manajemen produksi
  • Manajemen waktu
  • Manajemen keuangan
  • Manajemen komunikasi
  • Manajemen konstruksi
  • Manajemen pendidikan
  • Manajemen stress
  • Manajemen agribisnis
  • Manajemen resiko
  • Manajemen SDM
  • Dll
Jadi ilmu manajemen sebenarnya sangat luas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sangat luas. Kehidupan manusia pada dasarnya tidak pernah terlepas dari manajemen.

Contoh dan Strategi Bauran Pemasaran

Contoh dan strategi bauran pemasaran ada karena adanya bauran pemasaran menurut para ahli. Untuk pertama kalinya bauran pemasaran ini dipakai oleh ahli Neil Borden pada tahun 1964. Borden in melakukan bauran karena mendapatkan inspirasi dari gagasan ahli yang bernama James Cullington pada tahun1948. Gagasan bauran pemasaran sendiri terdiri dari unsur unsur bauran pemasaran yaitu 4p.
teori bauran pemasaran

James merupakan seorang eksekutif bisnis yang memiliki peran dalam ‘mixer of ingredients yang mana kemudian Borden kembali berhasil dan menyusun daftar unsur serta elemen yang ada pada bauran pemasaran menjadi 12 aspek. Namun pada akhirnya Jerome McCarthy pada tahun 1968 kembali menggunakan aspek tersebut dan menyederhanakannya menjadi ringkas hanya menggunakan 4 aspek pokok yaitu Product, Price, Place dan Promotion.

Contoh dan Strategi Bauran Pemasaran Dengan Pemahaman Analisis SWOT

Pengertian Strategi Bauran Pemasaran

Dari pembahasan di atas tentunya Anda jadi tahu mengenai bauran pemasaran dengan menggunakan prinsip 4P. Namun Anda juga wajib tahu mengenai pengertian bauran pemasaran menurut para ahli yang diterapkan dalam strategi pemasaran. Hal ini bertujuan agar dapat mengambil langkah secara efektif untuk kepentingan di masa yang akan datang sebab perusahaan memang perlu rencana dan strategi pemasaran.

Berdasarkan pendapat dari W. Y. Stanton mengenai apa itu bauran pemasaran yang diterapkan dalam strategi pemasaran dalam lingkup yang umum. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa strategi bauran pemasaran adalah suatu hal yang memiliki tujuan sebagai perencanaan dan juga menentukan harga sampai adanya promosi.

Setelah menentukan dua hal tersebut maka konsep bauran pemasaran yang selanjutnya adalah bagaimana cara dalam mendistribusikan barang maupun jasa yang ada dalam perusahaan agar bisa memenuhi semua permintaan pasar yang memiliki potensi maupun nyata.
Contoh Nyata Strategi Bauran Pemasaran

Coba Baca : Fungsi Kebudayaan Bagi Masyarakat
Sebelum Anda menerapkan contoh dan strategi bauran pemasaran menggunakan unsur bauran pemasaran yaitu strategi bauran pemasaran produk dengan aspek 4P. Maka Anda harus tahu terlebih dahulu mengenai aspek yang harus digunakan dan juga dipertimbangkan. Keempat aspek tersebut adalah strengths (S), weaknesses (W), opportunities (O), dan threats (T).

Sebuah implementasi bauran pemasaran yang menggunakan 4p wajib diawali dengan menggunakan analisis SWOT agar strategi yang sudah dibuat bisa berjalan dengan lancar dan menyeluruh. Berikut adalah penjelasan mengenai analisis SWOT”

Strengths atau yang dikenal dalam bahasa Indonesia adalah Kekuatan. Aspek kekuatan ini meliputi banyak hal diantaranya adalah sumber daya baik sumber daya manusia dan sumber dan daya alam, kemampuan yang dimiliki perusahaan dan juga faktor situasional yang positif agar dapat membantu dalam menciptakan perusahaan dalam melayani pelanggannya serta untuk tercapainya tujuannya.

Weaknesses atau Kelemahan. Kelemahan juga wajib untuk di perhatikan dalam membuat contoh dan strategi bauran pemasaran. Aspek kelemahan ini terdiri dari situasional yang condong negatif serta keterbatasan yang dimiliki perusahaan dan akan menimbulkan kemungkinan perusahaan tidak bisa menjalankan performa perusahaan dengan baik

Opportunities atau Peluang, aspek ini adalah faktor yang bisa diperoleh pada lingkungan luar dan nantinya bisa dipakai perusahaan untuk mencari laba atau keuntungan yang sudah di target.

Threats atau ancaman, adalah suatu faktor bisa timbul dari lingkungan luar perusahaan yang mungkin bisa menguntungkan, namun juga bisa menimbulkan tantangan baru bagi performa perusahaan.

Contoh dan strategi bauran pemasaran bisa dibuat setelah mengetahui bahwa bauran pemasaran adalah yang terdiri dari 4 aspek dasar. Dan sesuai dengan teori bauran pemasaran sebelum membuat strategi bauran pemasaran Anda harus memperhatikan adanya Prinsip SWOT.

Fungsi Kebudayaan Bagi Masyarakat

Apa Arti Kebudayaan?

Kebudayaan memiliki arti yang luas. Herskovits memandang kebudayaan merupakan hal yang turun temurun yang kemudian disebut superorganic. Andreas Eppink berpendapat bahwa kebudayaan mengandung semua pengertian nilai sosial, ilmu pengetahuan, norma sosial, dan struktur-struktur sosial. Edward Burnett Tylor beranggapan bahwa maksud kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks di mana di dalamnya terdapat kepercayaan, pengetahuan, hukum, moral, kesenian, adat, dan berbagai kemampuan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

Pengertian Kebudayaan Menurut Koentjaraningrat

Prof. DR. Koentjoroningrat merupakan Sarjana Sastra Bahasa Indonesia lulusan Universitas Indonesia pada tahun 1952 dan berhasil meraih gelar M.A dari Universitas Yale, Amerika Serikat di bidang Antropologi pada tahun 1956 serta meraih gelar doktor antropologi pada tahun 1958 oleh Universitas Indonesia. Menurut Koentjoroningrat dalam berbagai artikel tentang kebudayaan, kebudayaan merupakan keseluruhan sistem gagasan, hasil karya, dan tindakan manusia dalam kehidupan. Kebudayaan menjadi milik diri setiap maanusia melalui belajar.

Wujud Kebudayaan Menurut Koentjaraningrat

Walaupun ada macam macam kebudayaan, menurut Koentjaraningrat kebudayaan dibagi ke dalam 3 wujud meliputi sistem ide, aktivitas, dan artefal. Berikut ini adalah ulasan lengkapnya

macam macam kebudayaan
  1. Sebagai Sistem Ide
Wujud ini memiliki sifat yang sangat abstrak dan tidak dapat diraba karena berada di pikiran orang yang menganut kebudayaan tersebut. Kebudayaan diwujudkan sebagai sistem ide yang dapat dirasakan dalam kehidupan dalam bentuk adat istiadat, normal, agama, dan undang-undang atau hukum
  1. Sebagai Sistem Aktivitas
Wujud kebudayaan tersebut berupa kegiatan atau aktivitas sosial yang berpola dari individu di sebuah masyarakat. Sistem tersebut terdiri dari kegiatan manusia yang berinteraksi satu sama lain dan berkaitan dengan sesama secara berkelanjutan. Contoh kebudayaan di Indonesia yang termasuk wujud kebudayaan sebagai sistem aktivitas adalah upacara adat pernikahan masyarakat Yogyakarta, kampanye partai, dan pemilu di Indonesia.

  1. Sebagai Sistem Artefak
Kebudayaan sebagai sistem artefak merupakan wujud kebudayaan yang konkret dan dapat dilihat serta dirasakan secara langsung. Kebudayaan memiliki wujud fisik dan merupakan hasil-hasil kebudayaan mausia yang berupa tataran sistem pemikiran, ide, atau kegiatan yang berpola. Contohnya adalah wayang golek dari Jawa dan kain ulosdi Batak.  Pada pernikahan adat Jawa, ada berbagai mahar barang yang wajib diberikan oleh mempelai laki-laki pada mempelai wanita. Benda mahar tersebut menjadi perwujudan gagasan dan kegiatan individu yang merupakan hasil kebudayaan masyarakat.

Sifat sifat Kebudayaan

  1. Etnosentris
Kebudayaan ini menganggap kebudayaannya merupakan  yang terbaik daripada budaya lainnya. Etnosentrisme biasanya memandang rendah orang asing dan memandang buaya asing dari sudut pandang budayanya sendiri.

  1. Universal
Ini merupakan kebudayaan yang berusaha mencari jawaban atas berbagai problematika di masyarakat. Kebudayaan ini lebih merujuk ke rasionalitas untuk melihat ke depan demi kehidupan masyarakat majemuk yang lebih berkembang.

  1. Akulturasi
Ini merupakan sebuah proses sosial yang muncul ketika sebuah kelompok yang memiliki kebudayaan tertentu bertemu dengan unsur dari suatu kebudayaan lain. Nantinya kebudayaan asing itu akan diterima dan diintegrasikan ke dalam budaya mereka tanpa menghilangkan unsur kebudayaan kelompok tersebut.

  1. Adaptif
Kebudayaan merupakan sebuah mekanisme yang mampu menyesuaikan diri. Ini merupakan keberhasilan mekanisme untuk manusia karena memberikan keuntungan besar dalam kompetisi untuk bertahan hidup dari kehidupan lainnya. Contohnya adalah adaptasi terhadap budaya lain karena terjadi bencana alam di tempat asal sehingga harus berpindah ke tempat lain dengan budaya yang berbeda.

  1. Dinamis
Kebudayaan memiliki sifat statis yaitu selalu berubah. Walaupun tidak ada campur tangan kebudayaan lain, kebudayaan tersebut juga akan berubah seiring berjalannya waktu. Jika tidak dari luar, biasanya individu-individu baru di kebudayaan tersebut akan memperkenalkan variasi baru pada kebudayaannya. Atau perubahan lingkungan kebudayaan tersebut telah mengalami perubahan.